BOMBANA LENTERASULTRA.COM - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Abdul Rauf Abidin, menegaskan tidak ada calo dalam pendaftaran beasiswa Program Gembira Cerdas yang dicanangkan oleh Bupati Bombana. Bahkan dirinya berani menjamin pendaftaran calon penerima beasiswa tersebut bersih dan transparan. "Inshaallah saya akan jamin, tidak ada calo di pendaftaran calon penerima
BeasiswaGembira Cerdas. Bidikmisi Gembira Cerdas. Bidikmisi Beasiswa Bidikmisi Gembira Cerdas . Bidik Siswa Potensial Pedesaan. Beserta Beasiswa Lainnya. Jadwal Penerimaan dan Alur Pendaftaran Seleksi Calon Mahasiswa Baru. Pada tahun 2022, Universitas Sulawesi Tenggara membuka penerimaan mahasiswa baru. Adapun penjadwalannya adalaha
Foto Beasiswa Unggulan Kemendikbud. Kendari - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka pendaftaran program Beasiswa Unggulan yang dimulai pada 17 Juli 2019 hingga 9 Agustus 2019.
BeasiswaSultra Cerdas 2019 (Antaranews) POPULER Dari STFK Ledalero Menuju Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero Berdayakan Perempuan, Girls in Tech Buka Beasiswa Talenta Digital EIA 2022, Fahmi Mubarok Tidak Pulang dengan Tangan Hampa Buruan, LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap Dua
1 Detik Sultra, Sultra Cerdas, 186 Mahasiswa Berprestasi Dapat Beasiswa, Sabtu 23 Februari 2019; 2. Kolakakab go id (website resmi Kabupaten Kolaka), Program Sultra Cerdas, 1000 Siswa Berprestasi Dapat Beasiswa, Kamis 21 Maret 2019; 3. GreatEdu, Program Beasiswa 'Sultra Cerdas 2019' Dianggarkan Rp2,415 Miliar, Selasa 16 April 2019; 4.
MahasiswaSultra yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta cukup resah karena semua mahasiswa yang pernah daftar dan sudah lulus kuliah baru diumumkan. "Kalau begini kan pembodohan namanya, bukan lagi beasiswa Sultra Cerdas, tapi beasiswa Sultra bodong," kata Awaluddin, yang datang ke Yogyakarta tahun 2019 usai lulus dari Universitas Halu Oleo
KONKEP- Kabar gembira bagi mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) kini kembali datang. Pemerintah Daerah (Pemda) Konkep melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali menggelontorkan anggarannya untuk Beasiswa Wawonii Cerdas tahap II tahun 2019. Ketua Panitia Beasiswa Wawonii Cerdas Zakaria Rasjid mengatakan, anggaran yang bakal digelontorkan oleh Pemda Konkep
KepalaDinas Pendidikan dan Kabudayaan Bombana, Abdul Rauf Abidin kepada Mediakendari.com, Senin (7/10/2019) mengatakan, usai pencairan dana gembira cerdas pada tahap semester ganjil beberapa waktu lalu, langsung membuka pendaftaran selanjutnya yakni beasiswa untuk semester genap Tahun 2019. Baca Juga: Polda Sultra Jadi Tuan Rumah Kejuaraan
anggaran program beasiswa sultra cerdas tahun 2020 mengalami peningkatan. Sampoerna university siapkan beasiswa untuk siswa terbaik di sultra. Juni, Beasiswa Wawonii Cerdas Tahap I Cair Beasiswa masyarakat berprestasi di sulawesi tenggara (sultra) sendiri ada tiga daerah yang masuk kategori kabupaten tertinggal pada beasiswa unggulan 3t yakni kabupaten konawe, bombana, dan
Namunsebelumnya, mahasiswa yang telah menyetorkan berkas tersebut telah melakukan pendaftaran secara online. Man arfa mengungkapkan, pihak panitia telah melakukan validasi perguruan tinggi dan verifikasi faktual sesuai domisili terhadap 722 mahasiswa. Keseluruhan dari beasiswa sultra cerdas tahun 2019 sebesar rp.
EXFPI. Tanjung Selor ANTARA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Kaltara untuk pertama kalinya langsung menyalurkan beasiswa "Kaltara Cerdas 2019" mulai Rabu 30/10 ini tanpa melewati Dewan Pendidikan setempat. "Program Ini merupakan kali pertama, Kaltara Cerdas dikelola oleh Pemprov Kaltara langsung," kata Gubernur Kaltara Irianto Lambrie di Tanjung Selor, Selasa 29/10. Pengelolaan bantuan bidang pengembangan Sumber Daya Manusia SDM itu sebelumnya dilakukan oleh Dewan Pendidikan. Pemprov terpaksa mengambil alih karena ada dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana oleh oknum di Dewan Pendidikan Kaltara. Gubernur Kaltara menegaskan agar penyaluran beasiswa Kaltara Cerdas dipercepat. Diungkapkan Irianto, berdasarkan informasi Asisten I Sekretariat Provinsi Setprov Kaltara Sanusi, dalam pengumuman pembukaan pendaftaran tersebut akan disampaikan format dokumen yang dibutuhkan secara administratif sehingga para pelamar atau pemohon beasiswa Kaltara Cerdas dapat mudah mengerti. “Meski pengelolaan anggaran Kaltara Cerdas dilakukan Pemprov Kaltara, namun permohonan beasiswa tetap diajukan kepada Dewan Pendidikan Kaltara,” kata Gubernur. Pemprov Kaltara mengalokasikan anggaran Rp12 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD 2019. “Insya Allah, sekitar hingga pemohon akan diakomodir untuk menerima bantuan Kaltara Cerdas tahun ini,” jelas Irianto. Mengenai penyalurannya, agar sebelum akhir tahun anggaran sudah dapat direalisasikan. Target Pemprov pada November 2019 sudah dapat terealisasi penyalurannya secara keseluruhan. Terkait penyalurannya, Dewan Pendidikan Kaltara akan didampingi Tim Koordinasi Penyaluran Beasiswa Kaltara Cerdas yang dibentuk Pemprov. Termasuk di dalam tim tersebut, adalah Inspektorat Kaltara untuk memantau dan mengawasi serta melakukan audit terhadap pengelolaan anggaran tersebut. Tim koordinasi dari Pemprov Kaltara juga akan melakukan verifikasi ulang terhadap usulan permohonan beasiswa Kaltara Cerdas 2019. Irianto berharap dengan keterlibatan Pemprov Kaltara melalui Tim Koordinasi Penyaluran Beasiswa Kaltara Cerdas maka penyaluran bantuan tersebut akan lebih cepat dan tepat sasaran. Juga mampu menghindari kemungkinan terjadinya permasalahan hukum di kemudian hari. “Pendampingan dari tim koordinasi tersebut, juga dimaksudkan agar tidak terjadi pengeluaran yang tidak semestinya, alias boros anggaran,” ulas Gubernur. Irianto juga memerintahkan kepada Inspektorat Kaltara untuk melakukan audit internal terhadap pengelolaan anggaran beasiswa Kaltara Cerdas sebelumnya oleh Dewan Pendidikan. “Seperti diketahui, ada permasalahan internal yang terjadi di dalam tubuh Dewan Pendidikan. Untuk itu, agar permasalahan ini tidak berlanjut lebih jauh lagi maka perlu dilakukan audit oleh Inspektorat Kaltara," katanya. Dengan harapan, dapat memberikan advise yang tepat bagi Dewan Pendidikan dan Pemprov Kaltara dalam pengelolaan anggaran juga pengambilan kebijakan nantinya. Pada 2016 anggaran Kaltara Cerdas yang dialokasikan senilai Rp7,27 miliar untuk orang. Lalu, pada 2017 anggarannya naik menjadi Rp10,97 miliar untuk orang. Dan, tahun lalu anggaran yang disediakan senilai Rp 11 miliar untuk orang. Baca juga Penyaluran Beasiswa Kaltara Cerdas akan Diambil Alih Pemprov Baca juga Alokasikan Rp 12 Miliar untuk Beasiswa Kaltara Cerdas Gambar Infografis humasprovkaltara Pewarta Iskandar ZulkarnaenEditor Yuniardi Ferdinand COPYRIGHT © ANTARA 2019
0% found this document useful 0 votes0 views4 pagesOriginal TitleBeasiswa-Sultra-Cerdas-2019Copyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes0 views4 pagesBeasiswa Sultra Cerdas 2019Original TitleBeasiswa-Sultra-Cerdas-2019Jump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Buton Tengah – Bupati Buton Tengah Buteng H. Samahuddin memerintahkan pendaftaran beasiswa cerdas Samatau di perpanjang Sampai minggu depan. Hal ini diungkapkan Samahuddin setelah memantau sendiri aktivitas panitia pendaftaran Senin 14/2/2022. Melihat masih sedikitnya mahasiswa yang datang mendaftar, Ia akhirnya memutuskan memperpanjang pendaftaran sampai dengan minggu depan. Pada hari terakhir, tercatat pendaftar dari mahasiswa S1 kategori kurang mampu sebanyak 145 orang dan prestasi 119 orang. Sementara dari S1 Kedokteran dan S2 sebanyak 23 orang. “Pendaftar masih relatif sedikit, sehingga harus kita perpanjang sampai minggu depan,” perintah Samahuddin kepada Kabag Kesra Setda Buteng Ahmad Nasmudin. Bupati berharap, dengan perpanjangan masa pendaftaran Beasiswa SamaTau tersebut bisa bertambah jumlah pendaftarnya terutama yang belum berkesempatan mengurus berkas. “Harapan kita dengan program Beasiswa SamaTau ini banyak membantu mahasiswa Buteng yang lagi menyelesaikan studi di perguruan tinggi, baik yang berprestasi maupun yang kurang mampu,” harap Samahuddin. Di tempat yang sama, Kabag Kesra Setda Buteng Ahmad Nasmudin mengaku kurangnya pendaftaran Beasiswa SamaTau tahun ini akibat persyaratan yang diperketat. “Salah satunya, batas minimal IPK mahasiswa yakni 3,35 dan belum pernah menerima beasiswa yang bersumber dari manapun serta diprioritaskan yang belum menerima beasiswa SamaTau tahun sebelumnya,” Ucap Nasmuddin Saat dikonfirmasi sejumlah awak media. Khusus pendaftar beasiswa kurang mampu harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial DTKS dari Dinas Sosial sebagai bukti yang bersangkutan benar-benar dari keluarga tidak mampu. “Kemungkinan berkurangnya mahasiswa yang mendaftar karena adanya persyaratan-persyaratan itu. Tapi mudah-mudahan dengan diperpanjangnya pendaftaran hari ini sampai minggu depan, dapat menambah jumlah pendaftar Beasiswa SamaTau 2022,” ungkapnya. Untuk diketahui jumlah pendaftar beasiswa tahun 2021 lalu sebanyak 650 orang. Rinciannya 201 orang mahasiswa berprestasi dan 449 mahasiswa tidak mampu. Setelah verifikasi berkas, yang lolos sebanyak 509 orang. Rinciannya, 345 kurang mampu dan 164 prestasi. adv Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini. Pos terkaitEmpat Pelaku Bisnis Esek-esek di Kendari Diamankan PolisiJelang Idul Adha, 17 Ekor Sapi Siap Dikurbankan di Kantor Balai Kota KendariLomba 10 Program PKK Masuk Tahap Akhir, Tim Penilai Bakal Teliti Secara ObjektifKepala BPS Kendari Sambangi Pj Wali Kota Dalam Rangka Sensus PertanianRembuk Stunting, Pemkot Kendari Target Penurunan Signifikan di Akhir Tahun 2023Sebanyak 650 Janda Lansia Terima ZIS, Pj Wali Kota Apresiasi Baznas Kendari